loading...

Penyembuhan Teratozoospermia pada Infertilitas / Kemandulan Pria



Sebelum ditentukannya infertilitas pada pria, biasanya dilakukan pengecekan laboratorium pada sperma pria meliputi :

  • Jumlah sperma persatuan mL
  • Jumlah sel sperma utuh (sempurna secara morfologi / bentuk)
  • Jumlah sperma tak utuh (dilihat dari morfologi / bentuk)
  • Perhitungan persentase Laju gerak sel sperma (maju, mundur, berkelok, diam ditempat)
  • Perhitungan waktu cair sperma terhadap kondisi suhu ruangan
  • Dari kelima pengujian diatas, pembahasan kali ini difokuskan pada poin 2 dan 3, yangmana dibahas mengenai jumlah sel sperma utuh dan tak utuh.
  • Sejatinya, jumlah sperma lelaki dewasa dengan bentuk (morfologi) sempurna yakni sebesar >4% dari jumlah sperma. Artinya, ketika sperma yang dikeluarkan ketika ejakulasi, misalnya memiliki jumlah sebanyak 20juta/mililiter, hanya dibutuhkan sebanyak 800K sel sperma dengan bentuk utuh (sempurna) dalam melakukan pembuahan sel telur dirahim wanita.
kenapa alasanya? Alasannya adalah ketika jumlah sperma utuh (sempurna) kurang dari 4%, maka sel sperma akan mengalami kesulitan dalam melakukan laju perjalanannya menuju sel telur didalam rahim. Butuh perjuangan ekstra untuk menembus >96% sel sperma tak utuh yang dikeluarkan secara bersamaan saat ejakulasi. hal yang sulit bukan? untuk tetap maju diramainya perkotaan jakarta yang padat. Jika jumlah sperma dengan bentuk utuh <4 a="" dalam="" dan="" disebut="" dunia="" href="https://en.wikipedia.org/wiki/Teratospermia" ini="" juga="" kecil="" kedokteran="" kelainan="" kemungkinan="" pembuahan.="" sebuah="" terjadinya="" untuk="">teratozoospermia
" yangmana artinya adalah jumlah sperma utuh pada pria <4 div="">

Sperma umumnya bisa bertahan didalam rahim wanita mencapai 48jam terhitung dari sel sperma dikeluarkan didalam rahim. Hal ini tentunya memperlihatkan waktu yang sangat lama bagi sperma untuk mencapai seltelur yang ada didalam rahim. dan jika ditambah sedikitnya jumlah sel sperma utuh yang tersedia, dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai rahim dan membuahi seltelur, yang artinya peluang kehamilan yang diakibatkan kelainan teratozoospermia ini sangat kecil.

FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA teratozoospermia

Dalam dunia kedokteran, tidak banyak menjelaskan penyebab kelainan teratozoospermiapada sel sperma. namun beberapa ahli menyebutkan, faktor yang menyebabkan kelainan bentuk utuh sel sperma ini diantaranya :


  • Sering kelelahan
  • Kurangnya istirahat
  • Kegemukan atau obesitas
  • kebiasaan merokok dan mabuk-mabukan
  • Stres berkepanjangan
  • Paparan cemaran yang tinggi secara terus menerus
  • Pernah mengidap verikokel atau mengidap varikokel (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • Infeksi saluran reproduksi 
  • Sering pakai celana ketat dan adanya kelainan kromosom

PENGOBATAN KELAINAN SEL SPERMA teratozoospermia

Untuk cara pengobatan pada kelainan sel seprma teratozoospermia (bentuk utuh sel sperma >4%) bisa dilakukan dengan beberapa cara dan tergantung tingkat kelainan yang diderita.

Untuk penderita yang hanya mengidap kelainan bentuk sel sperma / teratozoospermia bisa disembuhkan dengancara meminum multi vitamin dan mineral yang mendorong perbaikan pembentuka sel sperma baru. Misalnya mineral dengan kandungan vitamin E 500mg, Zink, kalsium, kalium danlain sebagainya.

Biasanya jika kalian berobat didokter spesialis andrologi, akan diberikan multivitamin dalam satu tablet yang tujuannya adalah memaksimalkan kebutuhan mikroskopis dalam pembentukan sperma. Kalau mimin dikasih obat dengan merek dagang "TOREX" dan ini harganya cukup mahal loh, harga pertabletnya Rp.10K atau sepuluh ribu rupiah.

Untuk penderita yang mengidap kelainan bentuk sperma >96% dan juga disertai julmlah sperma yang kurang (varikokel). Adabaiknya melakukan perbaikan atau operasi pembedahan pembuluh darah vera yang menjadi penyebab verikokel. Setelah jumlah sel sperma dikatakan normal, baru bisa menjalankan pengobatan teratozoospermia menggunakan obat-obatan dan multivitamin
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Penyembuhan Teratozoospermia pada Infertilitas / Kemandulan Pria"