loading...

HUMOR LUCU TENTANG BURUNG



Sore itu Nasti, istri Nanang yang cantik rupawan menelepon Nanang dikantornya sambil menangis.

Nanang : "Sayang kamu kok nangis, ada apa.?"
Nasti "(Hiks..) Aku diperkosa mas.!!!"
Nanang : "Hah..!! diperkosa siapa.? Kapan.?"
Nasti : "Tadi waktu hujan, sama Jono, pembantu kita yang baru, Katanya disuruh kamu...”
Nanang : "JONO..!??, beraninya dia memfitnah aku, emang dia bilang apa.?"
Nasti: "Jono bilang dapat sms dari kamu. Kamu sms apa.?"
Nanang : "Aku sms dia gini :

"Jono, cuaca mendung banget, nanti klo hujan, baju sama rok nyonya tolong diangkat ya, trus jangan lupa burungnya dimasukin juga....”

Baca yang lain juga.....dibawah ini



1. Cerita Lucu Anak Kecil Dan Penjual Burung

Pada suatu hari ada seorang anak kecil yang pergi ke sebuah tempat dimana banyak yang menjual burung, lalu setelah berjam-jam berlalu melihat burung di salah satu penjual, ia pun dihampiri oleh si penjual burung..

Penjual Burung: “Dek, dari tadi abang liatin adek, ko kaya yang bingung, mau beli burung kan dek?”

Anak Kecil: “Iyah nih bang, tapi burung yang saya cari kok gak ada?”

Penjual Burung: “Emang burung apa yang ade cari?”

Anak Kecil: “Aduh itu loh bang, masa abang gak tahu. Angry Birds bang,”

Penjual Burung: (Nelen sangkar).




2. Cerita Lucu Burung Beo Jorok


Ada seekor burung Beo yang dijual murah oleh penjualnya, karena burung beo nya ternyata suka berbicara kotor (jorok), kenapa suka meniru bicara jorok.. Karena dulu nya beo ini ternyata milik germo disebuah tempat prostitusi, hingga akhirnya dijual kepasar burung. Dipasar burung sibeo ini dipajang dengan bandrol sangan murah, yakni seharga 25rb. Ketika dipajang, beberapa waktu ada seorang ibu-ibu melihat burung beo ini lalu ibu itu merasa tertarik dan bermaksud untuk membeli nya.

Ibu: “Bang kok murah ini burung?”

Penjual: “”Iyaa bu, karena beo ini bandel dan suka berbicara jorok.”

Ibu: (sambil berfikir untuk membeli beo ini, dan berpikiran toh nanti juga bisa diajarkan yg baik-baik) “Saya beli saja bang!”

Dibawalah beo itu pulang sama si ibu, seketika dirumah si beo itu digantung diteras rumah si ibu, 10 menit kemudian anak nya yang SMA baru pulang sekolah.

Anak: “Assalammualaikum..”

Burung Beo: “Walaikumsalam, ehh ada PL (pemuas lelaki) baru nih..”

Anak: “Bu.. Bu..” (Sambil agak marah logat nya).

(Kemudian datang si ibu).

Ibu: “Walaikumsalam..”

Burung Beo: “Ehh ada germo nya nihhhh.”

(Ketika dijelaskan ke sang anak oleh si ibu, datang suami si ibu).

Suami: “Assalamualaikum..”

(Si Beo pun ingetannya kuat dan bicara kembali).

Sibeo: “Ehhhh ommm ketemu lagi, nih om ada barang baru..”

Suami: (Merasa bingung dan takut ketahuan).

Si ibu dan si anak: “Baapppaaaa..” (Sambil marah).

(Dan akhirnya dia ketahuan).


3. Cerita Lucu Burung Beo Yang Pandai

Seorang pria mempunyai seekor burung beo yang pandai. Suatu hari ia melatih burung beo itu berbicara. Ketika seorang pedagang bakso lewat, sambil bersembunyi di balik pohon ia membisiki burung beonya,

Pemilik Beo: “Beo, ayo teriak tukang bakso, Bego lu!”

Si Beo: (Dengan lancarnya menirukan ucapan itu) “Tukang bakso, Bego lu!”

Si tukang bakso bingung karena tak melihat seorang pun di situ. Lalu lewat lagi seorang tukang becak.

Pemilik Beo: (Membisiki beonya) “Ayo Beo, teriak, tukang becak, bego lu!”

Si Beo: (Mengikuti perintah majikannya) “Tukang becak, bego lu!”

Lalu lewat seorang pria berbadan besar, penuh tato dan menyeramkan, nampaknya preman.

Pemilik Beo: (Membisiki beonya) “Ayo beo, teriak, preman, bego lu!!”

Si Beo: (Menoleh ke arah majikannya) “Kamu aja deh, berani nggak?”




4. Cerita Lucu Burung Beo Di Asrama Putri

Di Asrama Putri terdapat burung Beo yang lucu & pintar karena suka menyapa para Mahasiswi yang lewat, kadang muncul kalimat yang lucu2 dari mulut si Beo misalnya :

“Salamat pagi?”

“Sapeek.. Deh”

“Oooey.. Ada tamuuuu”

“Bangun, bangun, bangun..”

Suatu saat tanpa disangka-sangka ketika 3 penghuni Asrama sekamar berangkat kuliah dan melintas di depan sangkar si Beo.. Tiba-tiba..

Beo: “Biru – putih – ijo.”

(Spontan 3 mahasiswi tadi kaget dan saling pandang)..

Mahasiswi 1: “Loh, kayakna itukan warna CD kita ya?”

Mahasiswi 2: “Wah jangan-jangan dia suka ngintip kita?”

Mahasiswi 3: “Biarin Deh.. paling itu cuma kebetulan aja..”

Keesokan harinya ketika 3 mahasiswi tersebut. melintas lagi di depan si Beo.. Tiba-tiba..

Beo: “Hitam – coklat – putih”

(Sontak kembali 3 mahasiswi tadi kaget dan saling pandang)..

Mahasiswi 1: “Loh kok si Beo tahu lagi ya warna CD kita?”

Mahasiswi 2 dan 3: “Yaudah.. Besok kita tes, kalau kita gak pakai CD, dia bisa tahu gak?”

Kembali keesokan harinya ketiga mahasiswi tadi sengaja tidak menggunakan CD berangkat ke kampus.. pelan-pelan melintas di depan si Beo.

Mahasiswi 1: “Sst .. lihat tuh si Beo nampak kebingungan melihat kita..”

(Tanpa disangka tiba2 si Beo Teriak)

Beo: “Gondrong Cepak Botak..”




5. Cerita Lucu Burung: Merasa Bersalah

Si Bagong sedang buru2 menuju ke kantaronya karena kesiangan bangun dan tak sengaja dia menabrak seekor burung di tengah perjalanannya karna menendarai mobilnya dengan sangat cepat dilihatnya burung itu, ternyata kepalanya terluka dan burung itu pingsan karena merasa iba dan bersalah kepada burung itu maka dia memutuskan untuk pulang.

Sesampainya dirumah ditaruhlah burung itu dalam sangkar besi dan diciprat2inya air, tapi burung itu gak sadar juga
keesokan harinya ketika dia mau berangkat ke kantor diberinya air dalam wadah kecil dan roti dalam sangkar burung itu dipikirnya “Nanti setelah burung itu sadar pasti dia sangat haus dan lapar.” Dan dia berangkat kerja seperti biasa..

Burung itu ternyata sadar juga.. Burung itu melihat sekitar dilihatnya ada air minum dan septong roti.. terus dia melihat sekelilingnya ternyata dia ada di dalam jeruji besi dan burung itu berkata dalam hati sambil menangis..

“Oh… Tuhan rupanya kemarin aku menabrak pengendara mobil pasti dia meninggal sehingga aku sekarang di penjara. Maafkan aku Tuhan aku tak sengaja..




6. Cerita Lucu Burung Di Tangan Saya

Suatu hari Semar mau mengetes seorang dukun yg terkenal pinter di desanya

Semar: “Kalo anda emang pinter, coba tebak, burung di tangan gue masih idup apa sudah mati??”

Dukun: “Halllahhh.. Kamu masih bocah sudah mau ngejebak saya, saya tahu kalau saya bilang hidup, kamu akan meremas burung itu sampai mati, kalau saya bilang mati, kamu akan melepaskan burung itu agar terbang..”

Semar: “Hahahaha.. Ternyata desas-desus kalau anda orang paling pintar di desa ini salah besar.”

Dukun: “Lah!! Kenapa? Bukankah jawaban saya masuk akal?”

Semar: “Jawaban anda masuk akal, tetapi anda tetap salah karena ditangan saya bukan burung, tapi hamster..”




7. Cerita Lucu Burung Kakaktua

Teringat dengan ulang tahun keponakannya yang tidak lama lagi, Mono ingin menghadiahkan burung kesukaan keponakannya, yaitu kakaktua. Dia pun bergegas mengunjungi penjual burung yang disarankan oleh temannya.

Penjaga toko: “Ada yang bisa saya bantu?”

Mono: “Saya sedang cari burung kakatua.”

Penjaga toko: “Kebetulan sekali kami baru kedatangan tiga ekor kakaktua.”

Mono: “Boleh saya lihat?”

Penjaga toko: “Silahkan, Pak. Mari ikuti saya..”

Mono: “Wah, warna burungnya cantik. Cocok untuk keponakan saya. Harga burungnya berapa? Harganya sama kan untuk ketiganya?”

Penjaga toko: “Harganya beda untuk setiap burungnya, Pak.”

Mono: “Loh, kenapa bisa begitu?”

Penjaga toko: “Mungkin bapak bisa perhatikan kalau ada burung kakaktua yang bernyanyi dan ada juga yang tidak bernyanyi.”

Mono: “Ya sih tapi..”

Penjaga toko: “Nah, untuk burung yang bernyanyi saya hargai 600.000 sedangkan yang tidak bernyanyi saya hargai 1.500.000.”

Mono: “Begitu ya. Kenapa satunya mahal dan yang dua lagi harganya sama?”

Penjaga toko: “Karena yang mahal itu pencipta lagunya dan dua burung yang lainnya itu penyanyi duet, jadi harganya sama.”

Mono: “??!!”


8. Burung Beo Takkan Ingkar Janji


Burung Beo Takkan Ingkar Janji

Seorang perempuan parobaya terlihat sedang menawar Burung Beo di pasar Jatinegara. Kelihatannya si Nyonya ini kaya-raya dan memang hoby sama yang namanya Burung (maaf, ini nama sebenarnya, he..he).

Nyonya Johny bertanya : "Burung beo yang besar ini berapa harganya bang?" Aduuh tampan sekali, siapa nama kamu?, demikian si nyonya langsung nggak sabar untuk segera menggoda si burung beo yang dimaksud. "Bobby Tante, Bobby Tante..!!", jawab burung beo tersebut. Semakin nafsu si nyonya bertanya lagi kepada penjual burung.
Nyonya Johny : "Berapa harganya ,bang?".
Penjual burung : "Sembilan juta tujuh-ratus ribu Tante."
Nyonya Johny : "Kok mahal bang?"
Penjual burung : Iya, si Bobby primadona disini Tante, dia sudah fasih berbicara, dan ramah ".
Beo Bobby : "Boss baru, yang teramat Cantik",. Tiba-tiba si Bobby, burung beo tampan tersebut menyapa lagi. Sehingga membuat si Nyonya semakin tertarik.
Nyonya Johny : "Ya sudah lah bang, si Bobby saya beli, deal..", akhirnya sepakat keduanya.


Sambil mengecek kelengkapan, sangkar, makanan burung, si penjual berbisik kepada Bobby, "Boby, baik-baik di rumah nyonya ya, jangan nakal, jangan seperti di nyonya lama-mu dulu!!".


Sampai sudah si nyonya pulang kerumah, segera di beri air minum ditempatnya, dan digantung diruang tamu si Nyonya. (Maklum, burung mahal...). Namun tiba-tiba si nyonya kaget karena begitu kain-sangkar dibuka, si Bobby mulai bertingkah,:

"Aha, Rumah baru, tempat makan baru, dan Germo baru,..!!"

Nyonya Johny : "Bobby, apa-apan kamu,..!!!, Nggak sopan,..!!, Ramah, tapi harus sopan!".
Dua jam kemudian anak-gadis Nyonya Johny pulang dari kampus. Lagi-lagi si Bobby berulah gegew,.

"Wow, Rumah baru, Germo baru, dan Pelacur baru,..!!"


Bukan main kesal dan malunya si Nyonya mendengar sambutan si Bobby kepada anaknya yang baru pulang kuliah. Baru kali ini beliau mempunyai burung beo yang suka ngoceh sembarangan. Ambil Handphone dan ditelponnya si penjual burung. Setelah di marahi oleh Nyonya Johny, akhirnya dia menjelaskan kalau sebelumnya si Bobby, si burung beo, adalah peliharaan Tante Merry, seorang Germo di Mangga Besar.


Sore hari pun tiba, Tuan Johny pulang dari kantor segera memasuki ruang tamu. Nyonya dan kedua anak gadisnya sudah menunggu kedatangan Tuan Johny.

"Halloo Johny, ketemu lagi kita" sapa manis dari si Bobby. Seketika itu juga Tuan Johny mendapat malu yang semalu-malunya kepada istri dan anak-anaknya.


Aduuh, kenapa ya si Bobby,..bisik-bisik aja nggak bisa apa?. gumam Johny dalam hati sambil menahan,.Maloooooouuuuuu...!!!!.


Wk.wk.wk..wk... OoOoh jadi Tuan Johny sering main ke tempat Tante Merry rupanya,... :D .
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "HUMOR LUCU TENTANG BURUNG"